widya, asih lestari (2023) Overweight and High Sodium Intake Increased Risk of Hypertension among Adolescents: A Case-Control Study in Urban Setting. Overweight and High Sodium Intake Increased Risk of Hypertension among Adolescents: A Case-Control Study in Urban Setting, 7. pp. 274-278. ISSN 2580-1163
|
Text
Jurnal Penelitian_Status Gizi Lebih dan Asupan Natrium Tinggi Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Remaja- Studi Kasus-Kontrol di Perkotaan.pdf - Published Version Download (433kB) |
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan faktor risiko utama berkembangnya penyakit
kardiovaskular. Meskipun hipertensi dewasa dan lanjut usia lebih sering terjadi,
namun prevalensi hipertensi remaja meningkat dalam dua dekade terakhir. Hipertensi
usia dini dapat mempengaruhi kinerja kognitif, meningkatkan risiko penyakit
kardiovaskular dan kematian dini di masa depan. Faktor risiko hipertensi sering
dikaitkan dengan gaya hidup tidak sehat pada penduduk perkotaan.
Tujuan: Untuk mengetahui faktor risiko hipertensi remaja perkotaan.
Metode: Metode penelitian ini observasional analitik dengan desain studi kasus-
kontrol. Sampel penelitian yang digunakan telah di matching berdasarkan usia dan
jenis kelamin. Penelitian dilaksanakan antara Januari – Juli 2021 di Kota Tangerang,
Indonesia melibatkan 66 remaja. Tekanan darah diukur dua kali menggunakan alat
tensi otomatis Omron®. Status gizi ditentukan menggunakan IMT/U. Sumber makanan
tinggi natrium, buah dan sayuran, dan konsumsi kopi dinilai menggunakan kuesioner
SQ-FFQ. Analisis statistik menggunakan Uji chi-square (95% CI).
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara status
gizi [p= 0,001, OR(95%CI)= 6,133 (2,111 – 17,824)] dengan konsumsi makanan sumber
tinggi natrium [p=0,001, OR(95%CI))= 6.824 (1.958 – 23.782)] dengan hipertensi. Tidak
ada hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi [p=0,613, OR(95%CI)= 3,200
(0,315 – 32,475)], buah [p=0,071, OR(95%CI)= 2,604(0,911– 7,445)] dan sayur
[p=0,125, OR(95%CI)= 2,222(0,795 – 6,211)] dengan hipertensi.
Kesimpulan: Status gizi lebih dan konsumsi natrium meningkatkan risiko hipertensi
remaja. Faktor-faktor tersebut dapat dimodifikasi dan ditingkatkan dengan
meningkatkan gaya hidup sehat, terutama di perkotaan. Intervensi strategis ke depan
untuk mengatasi gaya hidup tidak sehat pada remaja (konsumsi tinggi lemak, natrium,
gula, dan aktivitas fisik rendah) harus diperhitungkan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Z Bibliography. Library Science. Information Resources > ZA Information resources > ZA4450 Databases |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Widya Asih Lestari |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 02:05 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 02:05 |
| URI: | http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/49392 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric