Mukhlish Muhammad Maududi, Mukhlish (2026) Kontroversi KUHAP Baru dan Pertarungan Legitimasi di Ruang Publik Digital. Suara Muhammadiyah.
|
Text
Kontroversi KUHAP Baru dan Pertarungan Legitimasi di Ruang Publik Digital.pdf - Published Version Download (7MB) |
Abstract
Media sosial kini telah bermetamorfosis menjadi ruang deliberasi publik baru yang menggeser paradigma legitimasi hukum, dari yang semula bersifat elitis menjadi legitimasi yang bersifat partisipatoris. Di ruang publik digital ini, kontrol atas narasi hukum tidak lagi dimonopoli oleh pemerintah, melainkan didistribusikan ke tangan netizen, aktivis, akademisi, dan media alternatif yang mampu memproduksi kontra-narasi serta melakukan kritik terbuka secara masif. Keberadaan platform digital memungkinkan adanya mobilisasi opini publik yang mampu menembus batas-batas birokrasi, sehingga setiap kebijakan yang dianggap mencederai rasa keadilan dapat segera mendapatkan perlawanan diskursif.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences |
| Depositing User: | Mukhlish Mukhlish |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 01:59 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 01:59 |
| URI: | http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/48604 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric