Mukhlish Muhammad Maududi, Mukhlish (2025) Kebijakan Publik, Pemberdayaan dan Kualitas Hidup Lansia. Suara Muhammadiyah.
|
Text
Kebijakan Publik, Pemberdayaan dan Kualitas Hidup Lansia.pdf - Published Version Download (5MB) |
Abstract
Aktivitas lansia di ruang publik, seperti ribuan warga lanjut usia yang memainkan angklung di Bundaran HI, menunjukkan bahwa kualitas hidup di usia lanjut sangat ditentukan oleh partisipasi sosial, kesehatan fisik, dan dukungan lingkungan. Data BPS menunjukkan peningkatan usia harapan hidup di DKI Jakarta, dari 71,88 (laki-laki) dan 75,61 (perempuan) pada 2023 menjadi 72,08 dan 76,28 pada 2024, yang menandakan bertambahnya kelompok usia tua yang membutuhkan ekosistem kebijakan yang lebih adaptif. Kegiatan rutin seperti latihan angklung yang diikuti ribuan lansia membuktikan temuan riset global bahwa aktivitas komunitas memiliki pengaruh positif menjaga kesehatan fisik dan mental. Kondisi ini menegaskan perlunya kebijakan publik yang memfasilitasi active aging melalui ruang publik yang ramah lansia, program dukungan ekonomi seperti Kartu Lansia Jakarta (KLJ), kebijakan transportasi (kartu layanan gratis), hingga penyesuaian batas usia kerja yang lebih realistis dengan tren demografi nasional.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences |
| Depositing User: | Mukhlish Mukhlish |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 01:59 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 01:59 |
| URI: | http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/48602 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric