Mukhlish Muhammad Maududi, Mukhlish (2025) PR dan Manajemen Komunikasi Krisis. Suara Muhammadiyah.
|
Text
PR dan Manajemen Komunikasi Krisis.pdf - Published Version Download (4MB) |
Abstract
Kasus antara Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten, dengan seorang siswanya yang berinisial ILP (17 tahun) menjadi viral di media sosial dan memantik perdebatan luas di masyarakat. Video dan narasi yang beredar menampilkan potongan peristiwa di mana kepala sekolah menegur, dan memukul siswa yang ketahuan merokok di lingkungan sekolah. Dalam hitungan jam, publik menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan oleh pendidik terhadap anak.
Tak butuh waktu lama, pemberitaan media massa menggemakan peristiwa ini, membingkai konflik pendidikan tersebut bukan sebagai upaya penegakan disiplin, tetapi sebagai kasus pelanggaran hukum dan etika profesi. Framing ini menciptakan bias persepsi publik: kepala sekolah ditempatkan sebagai pelaku kekerasan, sementara konteks penegakan aturan kawasan tanpa rokok di sekolah hampir tak mendapat ruang penjelasan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences |
| Depositing User: | Mukhlish Mukhlish |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 01:59 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 01:59 |
| URI: | http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/48601 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric