Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Kinerja Pemerintah Daerah Terhadap Akuntanbilitas Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Di Sumatera Dan Jawa 2015-2017

Ismail, Muhamad Fadheli IsmaildanMuiz, Enong MuizdanYanto, Yanto (2021) Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Kinerja Pemerintah Daerah Terhadap Akuntanbilitas Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Di Sumatera Dan Jawa 2015-2017. Other thesis, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. UHAMKA.

[img] Text
FEB_AKT_1502015127_ MUHAMAD FADHELI ISMAIL.pdf

Download (689kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desentralisasi fiskal dan kinerja terhadap akuntabilitas pelaporan keuangan pemerintah daerah provinsi di Sumatera dan Jawa. Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel yang diteliti adalah desentralisasi fiskal yang dibagi menjadi 2 (dua) proksi yaitu kemandirian keuangan daerah dan efektivitas, dan juga kinerja sebagai variabel independen. Akuntabilitas pelaporan keuangan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 16 Provinsi. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik judgement sampling, sehingga diperoleh sampel berjumlah 16 Provinsi di Sumatera dan Jawa. Teknik pengumpulan data dengan telaah dokumen. Data penelitian diperoleh dari Badan Pemerika Keuangan (BPK) berup laporan realisasi anggaran dan opini audit, website Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) berupa skor kinerja pemerintah daerah. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah regresi logistik, menilai likelihood, koefisien determinasi, hosmer and lemeshow’s goodness of fit test, dan uji hipotesis secara parsial. Hasil model regresi logistik yang di peroleh Ln = 17,764 - 0,007 X1 + 0,052 X2 – 18,562 X3 Hasil menilai likeihood menunjukan nilai block number = 0 (nol) sebesar 40,679 sedangkan nilai block number = 1 (satu) sebesar 37,556. Penurunan likelihood ini menunjukkan model regresi yang lebih baik atau dengan kata lain model yang dihipotesiskan fit dengan data. Hasil uji hipotesis secara parsial yang dilihat dari nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,084 atau 8,4% mengindikasikan bahwa variabel bebas dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel terikat sebesar 8,4%. Hasil uji omnibus Test menunjukan signifikansi sebesar 0,508> 0,05 atau yang berarti model tidak mampu memprediksi nilai observasinya, dengan demikian kemandirian keuangan daerah, efektivitas, dan kinerja berpengaruh secara simultan terhadap akuntabilitas pelaporan keuangan. Hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa variabel kemandirian keuangan daerah berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap akuntabilitas pelaporan keuangan pemerintah daerah provinsi dengan koefisien regresi sebesar -0,007 dan tingkat signifikansi 0,541 > 0,05. Hasil uji hipotesis secara parsial variabel efektivitas menunjukkan berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pelaporan keuangan pemerintah daerah provinsi dengan koefisien regresi sebesar 0,052 dan tingkat signifikansi 0,050 < 0,05. Hasil uji hipotesis secara parsial variabel kinerja menunjukkan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap akuntabilitas pelaporan keuangan pemerintah daerah provinsi dengan koefisien regresi sebesar 18,562 dengan tingkat signifikansi 0,999 > 0,05.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi S1
Depositing User: Akuntansi akuntansi
Date Deposited: 21 Jul 2021 11:16
Last Modified: 21 Jul 2021 11:16
URI: http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/8881

Actions (login required)

View Item View Item