SKRIPSI-2210015021-DINDA RATU NAJRIYAH-REPOSITORY

DINDA RATU NAJRIYAH, DINDA (2026) SKRIPSI-2210015021-DINDA RATU NAJRIYAH-REPOSITORY. Bachelor thesis, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka.

[thumbnail of SKRIPSI-2210015021-DINDA RATU NAJRIYAH-REPOSITORY.pdf] Text
SKRIPSI-2210015021-DINDA RATU NAJRIYAH-REPOSITORY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan global, dan Indonesia menempati
peringkat kedua dengan jumlah kasus TBC tertinggi di dunia. Tes Cepat Molekuler (TCM)
digunakan sebagai metode utama dalam penegakan diagnosis TBC, sedangkan
Pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA) digunakan untuk pemantauan keberhasilan
pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien, hasil
pemeriksaan TCM, dan hasil pemantauan BTA pada pasien TBC paru yang telah
menyelesaikan pengobatan fase intensif di Puskesmas Sukawali Kabupaten Tangerang.
Penelitian desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Menggunakan
data sekunder rekam medis pasien TBC paru periode Januari 2022-Desember 2024. Teknik
pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 205 pasien.
Analisis data dilakukan secara univariat. Sebagian besar pasien berusia 18-45 tahun
sebanyak 124 pasien (60,5%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 123 pasien (60,0%), dan
bekerja sebanyak 134 pasien (65,4%). Hasil pemeriksaan TCM menunjukkan 147 pasien
(71,7%) memiliki hasil positif dan 58 (28,3%) memiliki hasil negatif. Hasil pemantauan
BTA setelah fase intensif menunjukkan 204 pasien (99,5%), memiliki hasil BTA negatif,
sedangkan 1 pasien (0,5%) memiliki hasil BTA positif. Tingginya proporsi hasil BTA
negatif menunjukkan sebagian besar pasien memberikan respons yang baik terhadap
pengobatan fase intensif yang dijalani. Pasien TBC paru di Puskesmas Sukawali Kabupaten
Tangerang didominasi oleh kelompok usia produktif, berjenis kelamin laki-laki, dan
bekerja. Sebagian besar pasien memiliki hasil pemeriksaan TCM positif serta hasil
pemantauan BTA negatif setelah fase intensif pengobatan, yang menunjukkan respons
pengobatan yang baik.
Kata Kunci: Basil Tahan Asam, Pengobatan Fase Intensif, Tes Cepat Molekuler,
Tuberkulosis Paru.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine
Skripsi
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: kedokteran kedokteran
Date Deposited: 14 Sep 2026 07:22
Last Modified: 14 Sep 2026 07:22
URI: http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/56374

Actions (login required)

View Item View Item