SKRIPSI-2210015001-Agus Reza Alfiana-REPOSITORY

Agus Reza Alfiana, Agus (2026) SKRIPSI-2210015001-Agus Reza Alfiana-REPOSITORY. Bachelor thesis, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka.

[thumbnail of SKRIPSI-2210015001-Agus Reza Alfiana-REPOSITORY.pdf] Text
SKRIPSI-2210015001-Agus Reza Alfiana-REPOSITORY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Latar Belakang: Faktor psikososial di tempat kerja merupakan interaksi antara tuntutan
pekerjaan, organisasi dan manajemen kerja, serta kondisi lingkungan dengan kompetensi
dan kebutuhan pekerja yang dapat memengaruhi kesehatan. Berdasarkan Job Demands-
Resources (JD-R) Theory, ketidakseimbangan antara tuntutan kerja dan sumber daya
psikososial dapat meningkatkan risiko burnout. Perawat rawat inap merupakan kelompok
yang rentan mengalami burnout akibat tingginya tuntutan pelayanan, interaksi intensif
dengan pasien dan keluarga, serta dinamika kerja yang kompleks. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor psikososial di tempat kerja dengan burnout
berdasarkan dimensi emotional exhaustion pada perawat instalasi rawat inap di Rumah
Sakit X. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan
pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 119 dari seluruh jumlah perawat
instalasi rawat inap yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Faktor psikososial
kerja diukur menggunakan Copenhagen Psychosocial Questionnaire III (COPSOQ III),
sedangkan burnout diukur menggunakan instrumen yang diadaptasi dari Maslach Burnout
Inventory (MBI). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact
Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki
tingkat burnout kategori rendah (58,8%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan
yang signifikan antara tuntutan kerja dengan burnout (p=0,004) dan konflik peran dengan
burnout (p<0,001). Sementara itu, dukungan sosial tidak menunjukkan hubungan yang
signifikan dengan burnout (p=0,942). Kesimpulan: Disimpulkan bahwa tuntutan kerja dan
konflik peran berhubungan signifikan dengan burnout berdasarkan dimensi emotional
exhaustion pada perawat rawat inap, sedangkan dukungan sosial tidak menunjukkan
hubungan yang signifikan.
Kata kunci: burnout, faktor psikososial, perawat rawat inap, rumah sakit.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine
Skripsi
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: kedokteran kedokteran
Date Deposited: 14 Sep 2026 04:27
Last Modified: 14 Sep 2026 04:27
URI: http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/56354

Actions (login required)

View Item View Item