SKRIPSI-2110015035-SHYNTA LESA HIJRIYAH-REPOSITORY

SHYNTA LESA HIJRIYAH, Shynta (2026) SKRIPSI-2110015035-SHYNTA LESA HIJRIYAH-REPOSITORY. Bachelor thesis, FAKULTAS KEDOKTERAN.

[thumbnail of SKRIPSI-2110015035-SHYNTA LESA HIJRIYAH-REPOSITORY.pdf] Text
SKRIPSI-2110015035-SHYNTA LESA HIJRIYAH-REPOSITORY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB)

Abstract

Latar Belakang: Kecelakaan kerja dapat memicu cedera dengan keparahan bervariasi, sehingga identifikasi faktor terkait penting untuk pencegahan dan perbaikan keselamatan kerja.
Tujuan: Menganalisis profil kecelakaan kerja serta hubungan faktor demografi, pekerjaan, dan kecelakaan dengan tingkat keparahan cedera di Rumah Sakit Pekerja Jakarta Utara tahun 2025.
Metode: Penelitian analitik observasional cross-sectional ini menggunakan data sekunder rekam medis secara retrospektif dari 103 korban kecelakaan kerja. Keparahan cedera diukur dengan Injury Severity Score(ISS) berbasis Abbreviated Injury Scale (AIS), yang dikategorikan menjadi ringan (ISS 1–8), sedang (ISS 9–15), dan berat (ISS 16–24). Data dianalisis secara univariat dan bivariat (Chi-Square p<0,05).
Hasil: Mayoritas korban berumur 20–29 tahun (39,8%), laki-laki (68,0%), bekerja di sektor manufaktur (55,3%), terdaftar aktif BPJS Ketenagakerjaan (100%), dan mengalami cedera ekstremitas (62,1%). Kecelakaan paling sering dipicu alat berat (40,8%) dengan mekanisme beban berat (24,3%). Keparahan cedera didominasi kategori ringan (89,3%) dan sedang (10,7%), tanpa ada kasus berat. Uji bivariat menunjukkan jenis kelamin (p=0,017), jenis kecelakaan (p=0,005), dan mekanisme cedera (p=0,034) berhubungan signifikan dengan tingkat keparahan cedera. Sebaliknya, usia (p=0,642), sektor industri (p=0,722), dan bagian tubuh (p=0,182) tidak berhubungan signifikan.
Kesimpulan: Keparahan cedera didominasi kategori ringan pada area ekstremitas. Jenis kelamin, jenis kecelakaan, dan mekanisme cedera terbukti berhubungan signifikan dengan tingkat keparahan cedera. Pengendalian risiko alat berat dan beban berat dalam program K3 serta perbaikan dokumentasi rekam medis perlu diprioritaskan.
Kata kunci: kecelakaan kerja, keparahan cedera, Injury Severity Score, Abbreviated Injury Scale, kesehatan kerja.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine
Skripsi
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: kedokteran kedokteran
Date Deposited: 11 Sep 2026 01:42
Last Modified: 11 Sep 2026 01:42
URI: http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/56312

Actions (login required)

View Item View Item