<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>SKRIPSI-2210015034-RENASYA FADHILLA UTAMI-REPOSITORY</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">RENASYA</mods:namePart><mods:namePart type="family">RENASYA FADHILLA UTAMI</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak terjadi&#13;
terutama pada wanita. Pengobatan terkait kanker yang efektif dan aman masih terus&#13;
dikembangkan, salah satunya dengan bahan alami. Rubus fraxinifolius merupakan salah&#13;
satu tanaman yang berpotensi sebagai tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui pengaruh pemberian ekstrak diklorometan ranting tanaman R. fraxinifolius&#13;
terhadap viabilitas sel kanker payudara lini sel MCF-7 secara in vitro. Hasil analisis GCMS&#13;
menunjukkan bahwa ekstrak diklorometan ranting R. fraxinifolius mengandung&#13;
beberapa senyawa metabolit sekunder seperti asam lemak, fenolik, flavin, dan pyranone,&#13;
Sel MCF-7 dikultur dan diberi perlakuan ekstrak dengan konsentrasi 5000 ppm, 1250 ppm,&#13;
625 ppm, dan 312,5 ppm. Setelah sel MCF-7 diberi perlakuan dan diinkubasi selama 24&#13;
jam, selanjutnya melakukan analisis uji sitotoksik dengan metode MTT assay. Nilai&#13;
absorbansi diukur menggunakan ELISA reader dan dianalisis untuk membuat kurva dosisrespon&#13;
serta menentukan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak diklorometan&#13;
ranting R. fraxinifolius memiliki nilai IC50 &gt;5000 μg/mL. Meskipun demikian, ekstrak ini&#13;
menunjukkan pengaruh terhadap viabilitas sel MCF-7 yang ditandai dengan peningkatan&#13;
presentase inhibisi seiring dengan peningkatan konsentrasi. Sehingga ekstrak diklorometan&#13;
ranting R. fraxinifolius memiliki potensi untuk mempengaruhi pertumbuhan sel MCF-7&#13;
meskipun dengan aktivitas sitotoksik yang tergolong rendah.&#13;
Kata kunci: Rubus fraxinifolius, Kanker payudara, MCF-7, Antikanker</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">R Medicine</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Skripsi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka;PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>