<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>SKRIPSI-2210015033-NANDA FATHIMA HUMAIRAA-REPOSITORY</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NANDA</mods:namePart><mods:namePart type="family">NANDA FATHIMA HUMAIRAA</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Resistensi antimikroba menjadi tantangan utama dalam dunia kesehatan global, terutama&#13;
akibat meningkatnya bakteri resisten seperti Escherichia coli. Kondisi ini mendorong&#13;
pencarian alternatif terapi berbasis bahan alami, seperti madu dan kurma, yang diketahui&#13;
memiliki kandungan senyawa bioaktif dengan potensi antibakteri. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk membandingkan efektivitas antibakteri madu, ekstrak kurma, serta kombinasi&#13;
keduanya terhadap pertumbuhan E. coli secara in vitro. Penelitian ini menggunakan desain&#13;
eksperimental laboratorik dengan metode difusi cakram pada media Mueller Hinton Agar&#13;
(MHA). Sampel terdiri dari kelompok perlakuan madu, ekstrak kurma, kombinasi&#13;
keduanya, serta kontrol. Aktivitas antibakteri dinilai berdasarkan diameter zona hambat&#13;
yang terbentuk, kemudian direncanakan untuk dianalisis secara statistik menggunakan uji&#13;
non-parametrik Kruskal-Wallis dan dilanjutkan uji post hoc. Hasil penelitian menunjukkan&#13;
bahwa seluruh kelompok perlakuan tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli,&#13;
yang ditandai dengan tidak terbentuknya zona hambat pada seluruh perlakuan. Oleh karena&#13;
itu, data yang diperoleh tidak memenuhi syarat untuk dilakukan analisis statistik sehingga&#13;
tidak dilakukan uji statistik lebih lanjut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah madu,&#13;
ekstrak kurma, dan kombinasi keduanya tidak menunjukkan efek antibakteri terhadap E.&#13;
coli dalam kondisi penelitian ini.&#13;
Kata kunci: Madu, kurma, escherichia coli.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">R Medicine</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Skripsi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka;PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>