<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>SKRIPSI-2210015031-FATIH ABDURRAHMAN A-REPOSITORY</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">FATIH</mods:namePart><mods:namePart type="family">FATIH ABDURRAHMAN A</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Eksplorasi agen sitotoksik bahan alam diperlukan untuk mengatasi efek samping dari terapi&#13;
konvensional yang sudah ada pada kanker payudara subtipe Luminal A. Penelitian in vitro&#13;
ini bertujuan mengevaluasi efek ekstrak metanol daun Mangifera sumbawaensis terhadap&#13;
viabilitas dan morfologi sel kanker payudara MCF-7. Komponen bioaktif diekstraksi&#13;
melalui maserasi metanol, lalu diidentifikasi menggunakan Gas Chromatography-Mass&#13;
Spectrometry (GC-MS). Uji sitotoksik selanjutnya dilakukan via MTT assay pada&#13;
konsentrasi 62,5–1000 ppm dengan inkubasi selama 24 jam. Analisis data menggunakan&#13;
One-Way ANOVA dan regresi linear untuk menentukan nilai IC!". Hasil GC-MS&#13;
menunjukkan profil metabolit didominasi ester asam lemak dengan Methyl cis-13-&#13;
octadecenoate (20,37%) sebagai komponen utama. Secara mikroskopis, paparan ekstrak&#13;
memicu perubahan morfologi berupa sel membulat, pengerutan sitoplasma, dan serpihan&#13;
apoptosis pada konsentrasi 500 dan 1000 ppm. Walaupun perlakuan ekstrak Mangifera&#13;
pada konsentrasi 1000 ppm mampu menurunkan viabilitas sel hingga 47,15%, tren&#13;
penurunan tersebut secara statistik tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p =&#13;
0,1044). Perhitungan regresi linear menunjukkan estimasi nilai IC!" sebesar 947,152 ppm.&#13;
Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun Mangifera sumbawaensis memiliki&#13;
aktivitas sitotoksik yang lemah, namun tetap berpotensi memicu apoptosis pada konsentrasi&#13;
tinggi.&#13;
Kata Kunci: Mangifera sumbawaensis, MCF-7, MTT assay, Sitotoksisitas Lemah.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">R Medicine</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Skripsi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka;PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>