%X Penyakit infeksi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama dengan kontribusi besar terhadap beban penyakit global, khususnya infeksi bakteri. Escherichia coli merupakan patogen penting penyebab berbagai penyakit infeksi dan menunjukkan kecenderungan peningkatan resistensi terhadap antibiotik, sehingga diperlukan pengembangan alternatif agen antibakteri. Daun rasamala (Altingia excelsa noronha) merupakan tanaman obat asli Indonesia yang secara tradisional dimanfaatkan dalam pengobatan dan diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi antibakteri ekstrak metanol daun rasamala terhadap bakteri Escherichia coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental in vitro menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Analisis kandungan senyawa dilakukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), hasilnya menunjukkan adanya 62 senyawa yang teridentifikasi, dengan senyawa dominan yaitu 4-Fluorobenzylamine, N-decyl-N-methyl-. Ekstrak metanol daun rasamala diuji pada konsentrasi 60%, 70%, 80%, dan 90%, dengan ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan aquades steril sebagai kontrol negatif. Meskipun terdeteksi beberapa senyawa yang dilaporkan memiliki potensi antibakteri, seluruh konsentrasi ekstrak tidak menghasilkan zona hambat terhadap pertumbuhan E. coli, sedangkan kontrol positif menghasilkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 35.3 mm. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun rasamala belum menunjukkan potensi antibakteri terhadap E. coli pada kondisi pengujian yang digunakan. Kata Kunci: Daun rasamala, Altinga excelsa, Escherichia coli, antibakteri, difusi cakram, GC-MS. %A ALYAA SHAFAA ALYAA %L repository56380 %D 2026 %I Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka %T SKRIPSI-2210015030-SHAFAA ALYAA-REPOSITORY