eprintid: 56361 rev_number: 8 eprint_status: archive userid: 2314 dir: disk0/00/05/63/61 datestamp: 2026-09-14 04:27:25 lastmod: 2026-09-14 04:27:25 status_changed: 2026-09-14 04:27:25 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: KARMILA NISA LATHIFA, KARMILA title: SKRIPSI-2210015010-KARMILA NISA LATHIFA-REPOSITORY ispublished: pub subjects: R subjects: Skripsi divisions: 11201 abstract: Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae dan dapat menyerang kulit, saraf tepi, mata, tangan, serta kaki. Kerusakan saraf yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan kecacatan permanen dan memengaruhi kualitas hidup pasien. Salah satu upaya pencegahan kecacatan adalah pelaksanaan Prevention Of Disability (POD) secara disiplin. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kedisiplinan POD dengan derajat kecacatan pada pasien kusta di Puskesmas Kedaung Barat tahun 2023–2025.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah seluruh pasien kusta di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Barat pada periode Januari 2023 sampai Desember 2025 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 42 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner kedisiplinan POD, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku POD pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher-exact.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kedisiplinan pod dengan derajat kecacatan pada pasien kusta secara signifikan (p-value 0,003) Nilai OR 17.1 dan Nilai PR 1.7. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara kedisiplinan pelaksanaan POD (Prevention Of Disability) dengan derajat kecacatan pada pasien kusta. Kata kunci: Kusta, kedisiplinan POD, Prevention Of Disability, derajat kecacatan, pasien kusta. date: 2026 date_type: published full_text_status: restricted pages: 88 institution: Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka department: PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER thesis_type: bachelor thesis_name: bphil referencetext: Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae dan dapat menyerang kulit, saraf tepi, mata, tangan, serta kaki. Kerusakan saraf yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan kecacatan permanen dan memengaruhi kualitas hidup pasien. Salah satu upaya pencegahan kecacatan adalah pelaksanaan Prevention Of Disability (POD) secara disiplin. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kedisiplinan POD dengan derajat kecacatan pada pasien kusta di Puskesmas Kedaung Barat tahun 2023–2025.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah seluruh pasien kusta di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Barat pada periode Januari 2023 sampai Desember 2025 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 42 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner kedisiplinan POD, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku POD pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher-exact.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kedisiplinan pod dengan derajat kecacatan pada pasien kusta secara signifikan (p-value 0,003) Nilai OR 17.1 dan Nilai PR 1.7. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara kedisiplinan pelaksanaan POD (Prevention Of Disability) dengan derajat kecacatan pada pasien kusta. Kata kunci: Kusta, kedisiplinan POD, Prevention Of Disability, derajat kecacatan, pasien kusta. 3504–3527. Herawati, C. (2019). Perawatan Diri Sebagai Faktor Risiko Kecacatan Pada Penderita Kusta. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(1), 15. Ilozumba, O., & Lilford, R. J. (2021). Self-care programmes for people living with leprosy: A scoping review. Leprosy Review, 92(4), 317–337. https://doi.org/10.47276/LR.92.4.317 Joseph, J. N., & Fernandes, M. S. (2024). Knowledge and perception of leprosy patients toward self-care practice in Mangalore, India: A cross-sectional study. Journal Of Preventive, Diagnostic and Treatment Strategies in Medicine, 3(2), 100–106. https://doi.org/10.4103/jpdtsm.jpdtsm_28_24 Kedaung Barat, P. (2026a). Perkuat deteksi dini penyakit kusta Puskesmas Kedaung Barat lakukan pelatihan lapangan untuk nakes. https://pkm-kedaungbarat.tangerangkab.go.id/detail-berita/perkuat-deteksidini- kemenkes-gandeng-puskesmas-kedaung-barat-latih-nakes-kotatangerang- untuk-pelatihan-lapangan-penyakit-kusta-dan-frambusia Kedaung Barat, P. (2026b). PrOfil Puskesmas Kedaung Barat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Pedoman nasional program pengendalian penyakit kusta. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Penanggulangan kusta: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Tata laksana. KBBI Daring. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Tata%20Laksana Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). PrOfil kesehatan Indonesia tahun 2023. Kerja, W., Pulau, P., Indragiri, K., & Riau, H. (2018). Vol. XII Jilid II No. 79 Januari 2018. Menara Ilmu, XII(79), 112–116. Kurniasari, I., & Yani, M. (2025). THE INFLUENCE OF LIVE STREAMING, PRICE PERCEPTION, AND CUSTOMER REVIEW ON PURCHASING DECISIONS FOR SKINTIFIC PRODUCTS AT THE TIKTOK SHOP. Journal of Artificial Intelligence and Digital Economy, 2(4), 279–299. https://doi.org/10.61796/jaide.v2i4.1517 Mimbar Topik, M., Alvira, M., Meunasah, J. H., & Cunda, U. (2025). Case report: Eritema nodosum leprosum pada pasien pasca terapi kusta tipe MB dengan kecacatan tingkat 2. Inovasi Kesehatan Global, 2(3), 161–168. https://journal.lpkd.or.id/index.php/IKG/article/view/2206 Nanjan Chandran, S. L., Tiwari, A., Lustosa, A. A., Demir, B., Bowers, B., Albuquerque, R. G. R., Prado, R. B. R., Lambert, S., Watanabe, H., Haagsma, J., & Richardus, J. H. (2021). Revised estimates of leprosy disability weights for assessing the global burden of disease: A systematic review and individual patient data meta-analysis. PLOS Neglected Tropical Diseases, 15(3), Article e0009209. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0009209 Pakpahan, M., et al. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. EGC. Paul, M. S. K., Kumar, D. P., & Govindasamy, K. (2019). Physical rehabilitation in leprosy. In D. M. Scollard & T. P. Gillis (Eds.), International textbook Of leprosy (Chapter 4.3). American Leprosy Missions. (Vol. 48, Number 2). https://doi.org/https://doi.org/10.1489/itl.4.3 Pratiwi, L. M., Buntoro, I. F., Br Damanik, E. M., & Handoyo, N. E. (2024). Dampak sosial dan ekonomi akibat disabilitas pada pasien kusta: Studi kualitatif. EJKI, 12(3), 301–309. https://doi.org/10.23886/ejki.12.825.301 Rahman, N. A., Rajaratnam, V., Burchell, G. L., Peters, R. M. H., & Zweekhorst, M. B. M. (2022). Experiences of living with leprosy: A systematic review and qualitative evidence synthesis. PLOS Neglected Tropical Diseases, 16(10), Article e0010761. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0010761 Raposo, M. T., Reis, M. C., Caminha, A. V. de Q., Heukelbach, J., Parker, L. A., Pastor-Valero, M., & Nemes, M. I. B. (2018). Grade 2 disabilities in leprosy patients from Brazil: Need for follow-up after completion of multidrug therapy. PLoS Neglected Tropical Diseases, 12(7), 1–12. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0006645 Sholiha, H., & Jatimi, A. (2024). Pengaruh psikoedukasi terhadap masalah psikososial pada penderita kusta dengan kecacatan. Indonesian Health Science Journal, 4(2), 68–73. https://doi.org/10.52298/ihsj.v4i2.64 Silva, M. J. A., Silva, C. S., Brasil, T. P., Alves, A. K., dos Santos, E. C., Frota, C. C., Lima, K. V. B., & Lima, L. N. G. C. (2024). An update on leprosy immunopathogenesis: Systematic review. Frontiers in Immunology, 15, Article 1416177. https://doi.org/10.3389/fimmu.2024.1416177 Sugawara-Mikami, M., Tanigawa, K., Kawashima, A., Kiriya, M., Nakamura, Y., Fujiwara, Y., & Suzuki, K. (2022). Pathogenicity and virulence of Mycobacterium leprae. Virulence, 13(1), 1985–2011. https://doi.org/10.1080/21505594.2022.2141987 Sy Savané, I. S., Sidibe, S., Kolié, D., Camara, M., Sakho, F., Sidibé, S., Chérif, M. S., Doumbouya, S., Nabé, A. K., & Delamou, A. (2024). Frequency and factors associated with disabilities among leprosy patients admitted to the Kindia Disability Prevention and Physical Rehabilitation Centre (PIRP) in Guinea from 2017 to 2021. Tropical Medicine and Infectious Disease, 9(10), Article 237. https://doi.org/10.3390/tropicalmed9100237 Thiodorus, R. (2023). Prevention of disability in leprosy. Journal Of Biomedika and Health, 6(12), 216–223. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2023.v6.216-223 Udo, S., Von Benzon, N., Paul, T., & Limmer, M. (2026). Reconceptualising leprosy self-care as a social practice: A qualitative study in North Central Nigeria. Leprosy Review, 97(1), 1–16. https://doi.org/10.47276/lr.97.1.2025093 Van Brakel, W. H. (2022). Zero leprosy: A united effort using existing & new tools but new perspectives. Indian Journal of Medical Research, (May), 3–6. https://doi.org/https://doi.org/10.4103/ijmr.ijmr_14_22 Van’t Noordende, A. T., Wubie Aycheh, M., Tadesse, T., Hagens, T., Haverkort, E., & Schippers, A. P. (2021). A family-based intervention for prevention and self-management of disabilities due to leprosy, podoconiosis and lymphatic filariasis in Ethiopia: A proof of concept study. PLOS Neglected Tropical Diseases, 15(2), Article e0009167. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0009167 Willis, M., Asboeck, A., Amorim, B. B. C., Deps, P. D., Fastenau, A., & Boeckmann, M. (2025). Self-care interventions to reduce, prevent or monitor physical disability in those affected by leprosy: Protocol for a systematic review. PLOS ONE, 20(10), Article e0330477. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0330477 World Health Organization. (2023). Weekly epidemiological record: Global leprosy update 2023. Weekly Epidemiological Record, 98(37), 409–430. World Health Organization. (2024). Global leprosy (Hansen disease) update, 2023: Elimination of leprosy as a public health problem. Weekly Epidemiological Record, 98(37), 501–521. World Health Organization. (2025a). Leprosy in SEARO. https://share.google/42r3xNakcDkEUcBD2 World Health Organization. (2025b). Leprosy: Number Of new leprosy cases. https://apps.who.int/neglected_diseases/ntddata/leprosy/leprosy.html?geog =0&indicator=i0&date=2021&bbox=-246.3982631578948,- 62.897000000000006,246.3982631578948,90.59700000000002&printmo de=true World Health Organization. (2025c). Number Of new G2D leprosy cases, 2024 citation: KARMILA NISA LATHIFA, KARMILA (2026) SKRIPSI-2210015010-KARMILA NISA LATHIFA-REPOSITORY. Bachelor thesis, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka. document_url: http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/56361/1/SKRIPSI-2210015010-KARMILA%20NISA%20LATHIFA-REPOSITORY.pdf