%0 Thesis %9 Bachelor %A ARINA SALSABILA FAJRIYANTI, ARINA %B PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER %D 2026 %F repository:56356 %I Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka %P 106 %T SKRIPSI-2210015005-ARINA SALSABILA FAJRIYANTI-REPOSITORY %U http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/56356/ %X Pengobatan TB dilakukan dengan kombinasi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) sebagai upaya pengendalian penyakit. Namun, penggunaan OAT kombinasi dosis tetap (KDT) berisiko menyebabkan hepatotoksisitas atau Drug-Induced Liver Injury (DILI). Penelitian untuk mengetahui gambaran kejadian DILI dan faktor risiko yang memengaruhinya pada pasien TB paru dan ekstra paru di RSUD Balaraja tahun 2025. Metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif, desain penelitian cross sectional dan retrospektif. Sampel yang digunakan adalah pasien TB SO baik TB paru maupun ekstra paru di RSUD Balaraja tahun 2025 sebanyak 290 responden, dengan teknik purposive sampling. Jenis data adalah data sekunder yang diambil dari rekam medis pada pasien Tuberkulosis di RSUD Balaraja tahun 2025, dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi square, multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian prevalensi kejadian DILI sebesar 17,6%. Proporsi kejadian DILI lebih tinggi pada pasien perempuan, lansia, status gizi tidak normal, memiliki komorbiditas non-hepar, pasien TB paru+ekstra. Sebagian besar kejadian DILI berada pada fase pengobatan intensif dan pemberian hepatoprotektor merupakan tatalaksana yang banyak dilakukan pada pasien TB yang mengalami DILI. Usia, status gizi dan komorbiditas non-hepar merupakan faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian DILI di RSUD Balaraja. Variabel yang paling dominan berpengaruh adalah usia dengan nilai p value sebesar 0,000 dan OR sebesar 5,297. Pasien TB diharapkan menjalani pengobatan OAT secara teratur, kontrol rutin untuk memantau fungsi hati, menjaga pola makan bergizi, hindari alkohol dan penggunaan obat tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Kata kunci: Drug-Induced Liver Injury, Obat Anti Tuberkulosis, Tuberkulosis Paru dan Ekstra Paru.