    {
      "documents": [
          {
            "uri": "http://repository.uhamka.ac.id/id/document/299560",
            "language": "en",
            "placement": 1,
            "security": "validuser",
            "files": [
                {
                  "filename": "SKRIPSI-2110015046-SHOFI SALSABILA-REPOSITORY.pdf",
                  "uri": "http://repository.uhamka.ac.id/id/file/699806",
                  "hash_type": "MD5",
                  "datasetid": "document",
                  "filesize": 5084383,
                  "hash": "2c68db9cdeb8d2e8e95280e687392a5d",
                  "mime_type": "application/pdf",
                  "mtime": "2026-09-14 03:42:24",
                  "objectid": 299560,
                  "fileid": 699806
                }
            ],
            "rev_number": 2,
            "format": "text",
            "docid": 299560,
            "eprintid": 56353,
            "mime_type": "application/pdf",
            "main": "SKRIPSI-2110015046-SHOFI SALSABILA-REPOSITORY.pdf",
            "pos": 1
          }
      ],
      "lastmod": "2026-09-14 04:27:49",
      "metadata_visibility": "show",
      "department": "PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER",
      "date": 2026,
      "dir": "disk0/00/05/63/53",
      "type": "thesis",
      "userid": 2314,
      "status_changed": "2026-09-14 04:27:49",
      "subjects": [
        "R",
        "Skripsi"
      ],
      "eprint_status": "archive",
      "date_type": "submitted",
      "thesis_type": "bachelor",
      "uri": "http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/56353",
      "institution": "Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka",
      "abstract": "Fibroadenoma Mammae (FAM) merupakan tumor jinak payudara yang berasal dari\r\nproliferasi komponen epitel dan stroma dan banyak ditemukan pada wanita usia muda.\r\nSecara klinis, FAM umumnya berupa benjolan berbatas tegas, kenyal, mudahdigerakkan,\r\ndan tidak nyeri. Perkembangannnya berkaitan dengan respons jaringan payudara terhadap\r\nhormon reproduksi, terutama estrogen. Menarche pada usia dini dapat memperpanjang\r\nperiode paparan hormone tersebut dan diduga berperan dalam perkembangan FAM.\r\nPenelitian ini menganalisis hubungan usia dan menarche dini dengan kejadian FAM di\r\nRSUD Kota Tangerang periode Oktober 2024 \u2013 20226. Penelitian ini menggunakan\r\ndesain observasional anlitik dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 57 responden\r\nyang memenuhi kriteria penlitian diikut sertakan melalui teknik total sampling. Data\r\ndiperoleh dari rekam medis dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chisquare.\r\nUsia berhubungan dengan kejadian FAM (p=0,000: PR=2,516; 95% Cl: 1,371-\r\n4,617), dengan prevalensi FAM lebih tinggi pada usia 15 \u2013 25 tahun dibandingkan usia\r\n26 \u2013 45 tahun. Menarche dini juga menunjukkan hubungan dengan FAM (p=0,026;\r\nPR=1,718; 95% Cl 1,030 \u2013 2,866), dengan prevalensi lebih tinggi pada responden dengan\r\nmenarche <13 tahun. Usia dan menarche dini berhubungan degan kejadian FAM di\r\nRSUD Kota Tangerang.\r\nKata kunci: Fibroadenoma Mammae, usia, menarche dini, faktor hormonal, tumor jinak\r\npayudara.",
      "ispublished": "submitted",
      "thesis_name": "bphil",
      "creators": [
        {
          "name": {
            "honourific": null,
            "lineage": null,
            "given": "SHOFI",
            "family": "SHOFI SALSABILA"
          }
        }
      ],
      "full_text_status": "restricted",
      "title": "SKRIPSI-2110015046-SHOFI SALSABILA-REPOSITORY",
      "datestamp": "2026-09-14 04:27:49",
      "rev_number": 9,
      "divisions": [
        11201
      ],
      "eprintid": 56353
    }