<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>SKRIPSI-2110015043-FACHRUN NISA AZHAR-REPOSITORY</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fachrun</mods:namePart><mods:namePart type="family">FACHRUN NISA AZHAR</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan penggunaan gadget di kalangan&#13;
mahasiswa kedokteran yang memiliki tuntutan akademik tinggi. Penggunaan gadget dalam&#13;
waktu lama serta kebiasaan ergonomi yang kurang baik dapat meningkatkan risiko&#13;
terjadinya sakit kepala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara&#13;
intensitas penggunaan gadget dengan kejadian sakit kepala serta hubungan faktor-faktor&#13;
yang berkaitan dengan penggunaan gadget terhadap kejadian sakit kepala pada mahasiswa&#13;
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan crosssectional.&#13;
Sebanyak 170 responden dipilih menggunakan teknik consecutive sampling.&#13;
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji&#13;
Chi-Square serta Fisher's Exact Test.&#13;
Prevalensi sakit kepala sebesar 42,4%. Sebagian besar responden menggunakan gadget&#13;
lebih dari 6 jam per hari (60,6%) dan menggunakan lebih dari satu jenis gadget (58,8%).&#13;
Analisis bivariat menunjukkan bahwa posisi tubuh (p=0,041), pencahayaan (p&lt;0,001),&#13;
kebiasaan istirahat mata (p=0,028), dan keluhan akibat penggunaan gadget (p&lt;0,001)&#13;
berhubungan signifikan dengan kejadian sakit kepala. Sebaliknya, intensitas penggunaan&#13;
gadget tidak menunjukkan hubungan yang bermakna (p=0,184).&#13;
Disimpulkan bahwa faktor ergonomi selama penggunaan gadget berhubungan dengan&#13;
kejadian sakit kepala, sedangkan intensitas penggunaan gadget tidak menunjukkan&#13;
hubungan yang bermakna. Penerapan kebiasaan ergonomi yang baik saat menggunakan&#13;
gadget diharapkan dapat membantu menurunkan risiko sakit kepala pada mahasiswa.&#13;
Kata kunci: intensitas penggunaan gadget, sakit kepala, faktor ergonomi, mahasiswa&#13;
kedokteran.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">R Medicine</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Skripsi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN;PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>