<didl:DIDL xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:didl="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS" xmlns:dii="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS" xmlns:dip="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DIP-NS" xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/" DIDLDocumentId="http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/52436" xsi:schemaLocation="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/did/didl.xsd urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dii/dii.xsd urn:mpeg:mpeg21:2005:01-DIP-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dip/dip.xsd">
  <didl:Item>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dii:Identifier>http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/52436</dii:Identifier>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dcterms:modified>2026-06-30T07:37:17Z</dcterms:modified>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Component>
      <didl:Resource mimeType="application/xml" ref="http://repository.uhamka.ac.id/cgi/export/eprint/52436/DIDL/repository-eprint-52436.xml"/>
    </didl:Component>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/descriptiveMetadata</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/xml">
          <oai_dc:dc xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
        <dc:relation>http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/52436/</dc:relation>
        <dc:title>Mikroenkapsulasi N ifedipin den gan HPMC sebagai Penyalut&#13;
Melalui Metode Pemisahan Fase (Koaservasi)</dc:title>
        <dc:creator>Lestari, Pramulani</dc:creator>
        <dc:subject>A General Works</dc:subject>
        <dc:description>Nifedipin bekerja efektif, sebagai vasodilator arterial dan biasa digunakan&#13;
dalam hipertensi, angina pektoris, dan penyakit kardiovaskular. Nifedipin sangat&#13;
sukar larut dalam air, sehingga bioavaibilitasnya rendah dan tidak dapat diprediksi&#13;
setelah diberikan secara peroral. Untuk memperbaiki kecepatan melarut yaitu&#13;
dengan memperbesar luas permukaan partikel dengan pengurangan ukuran&#13;
partikel.&#13;
Bentuk sediaan yang dapat menjadi pilihan untuk menaikkan potensi&#13;
penyerapan obat tersebut yaitu dengan membuat sediaan mikrokapsul. Karena&#13;
kecilnya uliuran partikel maka bagian - bagian obat dapat dibagikan secara luas&#13;
melalui saluran cema sehingga menaikkan potensi penyerapan obat.&#13;
Dari hasil penelitian yang membandingkan 4 polimer yaitu HPMC, PVP,&#13;
PVA dan pullulan didapatkan hasil disolusi bahwa HPMC lebih baik&#13;
dibandingkan PVP dan PVA. Berdasarkan penelitian tersebut. maka pada&#13;
penelitian ini dilakukan dengan penambahan HPMC sebagai penyalut dalam&#13;
mikroenkapsulasi .&#13;
Ut&#13;
Sebagai tahap awal dari penelitian ini dilakukan pemeriksaan terhadap&#13;
serbuk nifedipin sebagai bahan aktif yang akan digunakan. Selanjutnya nifedipin&#13;
diberikan perlakuan berupa pengurangan ukuran partikel dengan tujuan untuk&#13;
memperbesar luas permukaan partikel dengan maksud memperbaiki kecepatan&#13;
melarut nifedipin karena sifat nifedipin yang praktis tidak larut dalam air&#13;
Pembuatan formula mikroenkapsulasi diawali dengan penentuan kondisi&#13;
optimum proses mikroenkapsulasi nifedipin yang mencakup konsentrasi&#13;
emulgator, perbandingan fase dalam dan pembawa, kecepatan dan lamanya&#13;
pengadukan. Dalam penelitian ini didapat kecepatan pengadukan 1800 rpm,&#13;
selama 1,5 jam. Konsentrasi emulgator menggunakan tween 80 sebanyak 2o/o dai.&#13;
fase pembawa dan perbandingan fase dalam dan pembawa didapat perbandingan I&#13;
:4.&#13;
Dari hasil analisa termal, ketiga grafik nifedipin, nifedipin yang telah&#13;
diballmill selama I dan 4 ja terlihat bentuk grafik yang simetris dan tajam yang&#13;
menunjukkan kemurnian relatif dari NiHipin. Berbeda halnya dengan ke 4&#13;
formula mikrokapsul nifedipin. Semua formula menunjukkan grafik yang&#13;
asimetris dan lebar, hal ini menggambarkan adanya proses termal lebih dari I zat.&#13;
Hasil Scanning Electro Magnetic (SEM) menunjukkan perbedaan bentuk&#13;
dan morfologi permukaan, nifedipin yang trerupa kristal tak beraturan sedangkan&#13;
mikokapsul nifedipin berbentuk mendekati bulat (sferis).&#13;
Dari hasil uji spektrofotometer infra merah Nifedipin terdapat puncak,&#13;
puncak dominan yaitu puncak - puncak utama. Setelah mengalami perlakuan&#13;
berupa pengecilan ukuran pa.rtikel dengan ball mill selama I dan 4 jam, terlihat&#13;
bahwa terjadi pergeseran bilangan gelombang. Setelah dibuat dalam bentuk&#13;
formulasi mikroenkapsulasi nifedipin, juga terlihat adanya pergeseran panjang&#13;
gelombang.&#13;
Pada pola difiaksi sinar X serbuk nifedipin menujukkan sifat kristalitas&#13;
karena adanya puncak puncak yang khas pada difraktrogram. Sedangkan pada&#13;
pola difraksi sinar X setelah di ball mill I jam dan 4 jam terlihat adanya&#13;
penumnan intensitas. Perubahan bentuk puncak - puncak pada mikrokapsul&#13;
menunjukkan adanya interaksi antara nifedipin dan penyalutnya HPMC.&#13;
Dari hasil uji kompresibilitas menunjukkan Harga Hf yang paling&#13;
mendekati 1 adalah pada formula I yang diikuti dengan F2,F3 dan terakhir F4.&#13;
Hasil pemeriksaan kadar air dari F l, F2, F3 dan F4 berturut - turut yaitu 2,70%;&#13;
2,80%.; 2,20%; dan 2,90%o. Hal ini disebabkan karena formula mikrokapsul tidak&#13;
mengandung air.&#13;
Mikroenkapsulasi nifedipin dengan jumlah zat aktif terdisolusi terbanyak&#13;
diperoleh dari mikroenkapsulasi formula I dimana nifedipin telah diperkecil&#13;
ukuran partikelnya selama 1 jam dan dengan jumlah penyalut sama banyak&#13;
dengan zat aktif.</dc:description>
        <dc:date>2011-02-02</dc:date>
        <dc:type>Thesis</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>en</dc:language>
        <dc:identifier>http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/52436/1/Tesis_repository.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Lestari, Pramulani  (2011) Mikroenkapsulasi N ifedipin den gan HPMC sebagai Penyalut Melalui Metode Pemisahan Fase (Koaservasi).  Masters thesis, Universitas Andalas.   </dc:identifier></oai_dc:dc>
        </didl:Resource>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/52436/1/Tesis_repository.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/humanStartPage</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/html" ref="http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/52436/"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
  </didl:Item>
</didl:DIDL>