eprintid: 49170 rev_number: 6 eprint_status: archive userid: 1831 dir: disk0/00/04/91/70 datestamp: 2026-02-02 04:51:03 lastmod: 2026-02-02 04:51:03 status_changed: 2026-02-02 04:51:03 type: article metadata_visibility: show creators_name: Romadlan, Said creators_name: Maududi, Mukhlish creators_name: Wahdiyati, Dini creators_id: saidromadlan@uhamka.ac.id creators_id: maoedoedi@uhamka.ac.id creators_id: diniwahdiyati@uhamka.ac.id corp_creators: Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA corp_creators: Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA corp_creators: Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA title: KOMUNIKASI SOSIAL DI KALANGAN PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH PADA ERA DISRUPSI ispublished: pub subjects: H divisions: 70201 abstract: Di era disrupsi, komunikasi sosial sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan sosial individu yang tidak dapat diperoleh melalui teknologi komunikasi seperti pembentukan konsep diri, pemenuhan eksistensi diri, menjalin hubungan dan mendapatkan kebahagiaan. Komunikasi sosial penting dilakukan di lingkungan pondok pesantren karena sebagai lembaga yang menekankan pada pendidikan karakter. Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren yaitu Muhammadiyah Boarding School (MBS) Ki Bagus Hadikusumo, sebagai salah satu model pendidikan di Muhammadiyah. Fokus permasalahan penelitian ini adalah bagaimana proses komunikasi sosial di kalangan MBS Ki Bagus Hadikusumo? Teori yang digunakan adalah Interaksionisme Simbolik dari George Herbert Mead yang memfokuskan pada konsep mind, Self, dan Society. Pendekatan penelitiannya adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi sosial di MBS Ki Bagus Hadikusumo terjadi secara interaktif dan transaksional yang melibatkan dewan mudir, ustadz/ustadzah, ibu/bapak asrama, mudabbir (guru pendamping), santri, dan wali santri. Melalui proses komunikasi sosial secara interaktif dapat membentuk konsep diri, aktualisasi diri, terjalin hubungan dan tercapainya kebahagiaan para santri. Hasil penelitian ini dapat mengembangkan teori Interaksionisme Simbolik melalui penerapannya pada konteks komunikasi sosial di pondok pesantren. date: 2025-09-30 publisher: Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). official_url: https://journals2.ums.ac.id/komuniti/issue/view/864 id_number: https://www.doi.org/10.23917/komuniti.v17i2.10905 full_text_status: public publication: Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi volume: 17 number: 2 pagerange: 283-308 refereed: TRUE issn: p-ISSN: 2087-085X e-ISSN: 2549-5623 related_url_url: https://journals2.ums.ac.id/komuniti/article/view/10905 citation: Romadlan, Said dan Maududi, Mukhlish dan Wahdiyati, Dini (2025) KOMUNIKASI SOSIAL DI KALANGAN PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH PADA ERA DISRUPSI. Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, 17 (2). pp. 283-308. ISSN p-ISSN: 2087-085X e-ISSN: 2549-5623 document_url: http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/49170/1/artikel%20jurnal%20komuniti%20ums-komsos%20published.pdf