%0 Thesis
%9 Bachelor
%A Renata, Ana
%A Widayanti, Ari
%A Priyanto, Priyanto
%B Fakultas Farmasi dan Sains
%D 2020
%F repository:21477
%I Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
%T UJI DISOLUSI TERBANDING TABLET AMLODIPINE GENERIK  DENGAN INNOVATORNYA
%U http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/21477/
%X Amlodipin dikategorikan dalam Biopharmaceutical Classification System (BCS)  kelas II yang memiliki sifat kelarutan dalam air rendah, dan memiliki  permeabilitas tinggi sehingga perlu dilakukan uji ekuivalensi in vitro (uji disolusi  terbanding). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan jumlah terdisolusi  (f1) dan profil disolusi (f2) tablet Amlodipin generik terhadap innovatornya. Uji  disolusi menggunakan alat dissolution tester metode tipe 2 (dayung) dengan  media dapar HCl pH 1,2; dapar asetat pH 4,5; dapar fosfat pH 6,8 sebanyak 900  mL pada suhu 37˚C ± 0,5˚C, dengan kecepatan putaran 50 rpm dan waktu  sampling pada menit ke 10, 15, 20, 30, 45 dan 60. Hasil disolusi yang diperoleh  dibaca kadarnya menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT).  Parameter disolusi dinilai menggunakan rumus f1 (jumlah terdisolusi) dan f2  (profil disolusi). Hasil uji disolusi terbanding pada dapar HCl pH 1,2 (simulasi  cairan lambung tanpa enzim) memenuhi kriteria ekuivalensi dengan nilai f1 yang  didapat 3,53% dan f2 67,58%, pada dapar asetat pH 4,5 hasil uji disolusi  terbanding memenuhi kriteria ekuivalensi dengan nilai f1 5,02% dan f2 57,69%,  dan pada dapar fosfat pH 6,8 (simulasi cairan intestinal tanpa enzim) hasil uji  disolusi terbanding memenuhi kriteria ekuivalensi dengan nilai f1 9,72% dan f2  53,27%. Sehingga dapat disimpulkan tablet Amlodipin generik ekuivalen secara  in vitro terhadap innovatornya.  Kata kunci: Amlodipin, Disolusi terbanding, Kromatografi Cair Kinerja Tinggi  (KCKT).