%0 Thesis %9 Bachelor %A Albab, Widia Wanava %A Rachmania, Rizky Arcinthya %A Hariyanti, Hariyanti %B Fakultas Farmasi dan Sains %D 2020 %F repository:21455 %I Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA %T MOLECULAR DOCKING DAN MOLECULAR DYNAMIC SENYAWA DAUN KEMANGI (Ocimum Sanctum) TERHADAP RESEPTOR DIPEPTIDYL PEPTIDASE IV SEBAGAI ANTIDIABETES MELITUS TIPE 2 %U http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/21455/ %X Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang disebabkan karena adanya peningkatan kadar gula darah yang terjadi akibat resistensi insulin dan penyebab lainnya antara lain penurunan hormon inkretin, senyawa pada daun kemangi memiliki efek antidiabetes melitus tipe 2 yang berpotensi menghambat kerja Dipeptydil Peptidase IV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan kandidat obat baru dari senyawa daun kemangi yang dapat dikembangkan untuk pengobatan diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode molecular docking menggunakan software AutoDock yang memiliki akurasi data yang baik, metode ini dilakukan untuk mengetahui senyawa pada daun kemangi yang memiliki potensi lebih baik sebagai antidiabetes melitus tipe 2 dilihat dari binding energy, konstanta inhibisi (Ki), dan Jumlah Cluster serta melihat kestabilan melalui metode molecular dynamic menggunakan software GROMACS yang mudah diaplikasikan dan banyak digunakan pada penelitian terdahulu. Hasil penelitian molecular docking menunjukkan senyawa α-cadinol memiliki nilai binding energy terendah yaitu -6,09 kcal/mol, dan senyawa γmuurolene memiliki jumlah cluster tertinggi yaitu 50 dibandingkan dengan vildagliptin memiliki binding energy yaitu -5,08 kcal/mol dan jumlah cluster yaitu 8, hasil molecular dynamic yang baik ditunjukkan melalui MM-PBSA ditandai dengan nilai binding energy senyawa lebih rendah dari vildagliptin, namun hasil menunjukkan vildagliptin memiliki binding energy lebih rendah yaitu -317,545 kJ/mol, sedangkan senyawa α-cadinol hanya memiliki binding energy yaitu - 36,424 kJ/mol, dan γ-muurolene -54,634 kJ/mol. Kesimpulan penelitian ini adalah senyawa α-cadinol dan γ-muurolene memiliki kestabilan yang rendah dibandingkan vildagliptin sehingga masih dapat dijadikan sebagai kandidat obat baru antidiabetes melitus tipe 2. Kata Kunci: Ocimum Sanctum, Dipeptydil Peptidase IV, antidiabetes.