%D 2018
%A Nanda Octavia Hastuti
%A Hariyanti Hariyanti
%A Landyyun Rahmawan Sjahid
%T UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI EKSTRAK ETANOL 70%
DAUN KECAPI (Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr.) DENGAN
METODE DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil)
SECARA IN VITRO
%X Kecapi merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai obat seperti obat
batuk, antibakteri, antifungi, antiseptik. Kandungan kimia dalam daun kecapi
adalah saponin, flavonoid, triterpenoid, asam koetjapat dan polifenol. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antioksidan dalam fraksi daun
kecapi. Pengujian dilakukan menggunakan fraksi daun kecapi dengan metode
DPPH, sebagai pembanding bahan uji digunakan Kuersetin. Panjang gelombang
maksimum DPPH yang diperoleh adalah 517 nm. Absorbansi bahan uji dibaca
dengan menggunakan Spektrofotometer Uv-Vis sehingga diperoleh nilai persen
perendaman. Hasil yang diperoleh kemudian diplotkan secara statistik dengan
menggunakan regresi linear. Kuersetin memiliki nilai IC50 sebesar 4,24 g/ml
dengan IAA sebesar 12,51. Fraksi N-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air
memiliki nilai IC50 berturut-turut sebesar 85,23 g/ml, 41,66 g/ml, dan 56,38
g/ml dengan IAA berturut-turut sebesar 1,17, 2,4 dan 1,77. Dari hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa fraksi daun kecapi memiliki aktivitas antioksidan yang
kuat dalam menagkap radikal bebas namun masih lebih rendah jika dibandingkan
dengan kuersetin.
Kata Kunci: Daun Kecapi, DPPH, Antioksidan, Spektrofotometer Uv-Vis.
%I Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
%L repository19526