Aktivitas Afrodisiaka Fraksi dari Ekstrak Etanol 70% Daun Katuk (Sauropus androgynus (L). Merr) Pada Tikus Putih Jantan

Numlil, Khaira RusdidanNi Putu Ermi Hikmawati, ErmidanMaifitrianti, maifitriantidanYuanita Sofiana Ulfah, YuanitadanAyyoehan Tiara Annisa, Ayyoehan Aktivitas Afrodisiaka Fraksi dari Ekstrak Etanol 70% Daun Katuk (Sauropus androgynus (L). Merr) Pada Tikus Putih Jantan. Aktivitas Afrodisiaka Fraksi dari Ekstrak Etanol 70% Daun Katuk (Sauropus androgynus (L). Merr) Pada Tikus Putih Jantan. ISSN 2407-2354

[img]
Preview
Text
4100-3630-1-PB (1).pdf

Download (657kB) | Preview

Abstract

Penurunan libido digambarkan dengan ketidaktertarikan dalam melakukan aktivitas seksual yang disebabkan karena disfungsi ereksi, impoten dan infertilitas. Penurunan libido dapat diatasi dengan obat-obatan yang dapat meningkatkan gairah seksual (afrodisiaka). Daun katuk (Sauropus androgynus (L). Merr) telah lama digunakan sebagai tanaman obat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui fraksi dari ekstrak etanol daun katuk yang berpengaruh dalam meningkatkan libido dengan parameter climbing, introduction, dan peningkatan bobot testis dan vesikula seminalis tikus putih jantan. Tikus jantan galur Sprague-Dawley sebagai model hewan coba dibagi menjadi 5 (lima) kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kelompok kontrol positif (X-gra®), kelompok fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air dimana tiap kelompok fraksi diberi dosis 11,85 mg/kgBB. Perhitungan jumlah climbing dan introduction dilakukan pada hari ke-0, 1, 3 dan 5. Data yang didapat diuji secara statistik dengan uji one-way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Tukey. Parameter peningkatan bobot testis dan vesikula seminalis tikus putih jantan diamati pada hari ke-15. Sebelumnya, tikus dianestesi dengan ketamin, kemudian dilakukan pembedahan. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, diperoleh bahwa fraksi n-heksana dengan dosis 11,85 mg/KgBB dapat meningkatkan libido dengan rata-rata jumlah climbing 16,5 kali dan rata-rata jumlah introduction 27,75 kali. Fraksi tersebut juga mampu meningkatkan bobot testis dan bobot vesikula yang sebanding kontrol positif yaitu X-gra® dengan dosis 51,37 mg/kgBB pada tikus putih jantan galur Sprague-Dawley. Senyawa yang terkandung di dalam fraksi n-heksana adalah terpenoid dan steroid.

Item Type: Article
Subjects: Fakultas Agama Islam > R Medicine (General)
Fakultas Agama Islam > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan > School of Medicine
Depositing User: Furqon furqon furqon
Date Deposited: 19 Dec 2019 05:47
Last Modified: 19 Dec 2019 05:47
URI: http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/755

Actions (login required)

View Item View Item