PENGGUNAAN DFS (DIGITAL FRAME SYNCHRONIZER) PADA STUDIO 4 LPP TVRI

Hermawan, Roby (2020) PENGGUNAAN DFS (DIGITAL FRAME SYNCHRONIZER) PADA STUDIO 4 LPP TVRI. Department of Electrical Engineering, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Jakarta.

[img]
Preview
Text
Laporan Kerja Praktik_Roby Hermawannew.pdf

Download (3MB) | Preview
Official URL: http://www.ft.uhamka.ac.id

Abstract

Multiformat frame synchronizer dan audio-video signal processor atau lebih dikenal dengan nama DFS (digital frame synchronizer). Dengan model DFS FA-9520 adalah prosesor sinyal multiguna yang sarat dengan fungsi yang anda butuhkan untuk produksi video. DFS FA-9520 ini mendukung 3G-SDI, HD/SD-SDI, dan I/O komposit analog. Selain berfungsi sebagai sinkronisasi, ia juga menyediakan konverter atas/bawah/lintas/aspek, pengoreksi warna, dan sebagai pengoptimal video otomatis (AVO) sebagai fitur standar. DFS FA-9520 ini juga dapat mengkonversi banyak jenis sinyal video dan audio. Banyak fitur opsional tambahan termasuk analog komponen I/O, pembuat logo, Dolby E encoder dan Dolby E decoder. Dengan menggabungkan ini beragam pilihan, satu unit dapat memberikan fungsionalitas optimal untuk semua adegan produksi video anda persyaratan, termasuk transmisi, produksi langsung, pelaporan berita, produksi video, pengeditan dan distribusi. Penelitian yang saya lakukan selama kerja praktik yaitu bagaimana cara penggunaan dan fungsi dari Digital Frame Syncronisation pada Studio 4 LPP TVRI Jakartaatau lebih dikenal dengan Frame Sync. DFS atau lebih dikenal dengan frame sync yaitu suatau alat yang sering digunakan dalam untuk melakukan sinkronisasi frame. Alat ini digunakan apabila ada suatu alat yang tidak mempunyai masukan (input) Reference dan keluaranya (output) akan dimasukan kedalam sistem yang sudah mempunyai Refrence sendiri. Contohnya ketika kita mau masukkan keluaran dari komputer kedalam sistem. Sebelum dimasukkan kedalam sistem, maka keluaran dari komputer tersebut dimasukkan dulu kedalam input framsync (tergantung dengan keluaran dari komputernya, bisa analog, bisa SDI), setelah itu keluaran dari Framesync yang telah diberikan input Refrence dimasukkan kedalam sistem. Apabila sistem tersebut dilewatkan maka yang terjadi adalah apabila input video tersebut di take, makavideo tidak Sync,sehingga video program tidak normal (program berkedip tidak Sync). Hal tersebut karena sync-nya terputus. DFS ini sendiri dalam pertelevisian atau industri penyiaran, merupakan salah satu alat yang berperan penting dalam proses penyiaran untuk menghasilkan kualitas gambar sinyal video yang maksimal. DFS atau Framesync sering digunakan sebagai pengguna peralatan video ke sistem peralatan lainnya, atau dapat digunakan sebagai penyetabil video apapun. Karena proses dari DFS ini yaitu dengan mengambil gambar pada setiap frame dari video yang masuk dan segera disinkronisasikan sinyal yang keluar untuk mencocokan dengan sistem video yang ada.

Item Type: Other
Subjects: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Divisions: Fakultas Teknik
Depositing User: Dr Harry Ramza
Date Deposited: 23 Nov 2020 12:26
Last Modified: 23 Nov 2020 12:26
URI: http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/4686

Actions (login required)

View Item View Item