Hubungan Paparan Kebisingan terhadap Peningkatan Tekanan Darah pada Pekerja

Indriyati, Leli Hesti (2019) Hubungan Paparan Kebisingan terhadap Peningkatan Tekanan Darah pada Pekerja. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 15 (1). ISSN 2549-6883

[img]
Preview
Text
kebisingan -leli.pdf

Download (195kB) | Preview
Official URL: https://jurnal.umj.ac.id/index.php/JKK/issue/view/...

Abstract

36Hubungan Paparan Kebisinganterhadap Peningkatan Tekanan Darah pada Pekerja Leli Hesti Indriyanti1, Puspita Kurnia Wangi2, Kristina Simanjuntak31Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UniversitasMuhammadiyah Prof. Dr. Hamka JakartaJl. Delima II/IV, Klender, RT.9/RW.3, Malaka Sari, Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 134602,3Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan NasionalVeteran JakartaJl. RS Fatmawati, Pd. Labu, Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12450lelihesti_indriyati@uhamka.ac.idABSTRAKPrevalensi hipertensi di Jakarta pada usia lebih dari 18 tahun mencapai 46.25% pada wanita dan 41.97% pada pria, sedangkan 63.2% kasus hipertensi di masyarakat tidak terdiagnosis. Berbagai faktor risiko hipertensi ditemukan di banyak tempat termasuk di lingkungan kerja. Kebisingan adalahsalah satu bahaya fisik yang dapat mempengaruhi tekanan darah dan merupakan faktor risiko untuk hipertensi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan antara kebisingan dan beberapa faktor di tempat kerja dengan prevalensi hipertensi. Studi cross-sectionaldilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat paparan kebisingan, masa kerja, penggunaan APD, dan karakteristik individu dan hipertensi. Sampel 104 pekerja diambil dari para pekerja di PT X. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan fisik dan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa intensitas kebisingan (p = 0.001), BMI (p = 0.001) dan kebiasaan merokok (p=0.006) adalah determinan independen untuk peningkatan tekanan darah. Responden yang terpapar bising lebih dari≥85 dB memiliki 19.8 risiko hipertensi lebih besar dibandingkan dengan mereka yang terpapar kebisingan <85dB. Ada pola respon-paparan yang signifikan (P=0.001) antara risiko hipertensi dan intensitas paparan kebisingan. Studi ini menunjukkan bahwa paparan kebisingan di tempat kerja dapat meningkatkan risiko terhadapterjadinya peningkatan tekanan darah.

Item Type: Article
Subjects: E History America > E151 United States (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: Leli Hesti Indriyati
Date Deposited: 05 Nov 2020 04:16
Last Modified: 05 Nov 2020 04:16
URI: http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/4561

Actions (login required)

View Item View Item